Itu disampaikan Jerinx melalui akun Facebook dan Twitter miliknya. Melalui FPI dan Demo 4 November ini, kata Jerinx, elite-elite Orba ada yang ingin kembali berkuasa.
"Saya enggak pro Ahok/JKW. Demo besok itu proyek elite Orde Baru yang ingin berkuasa lagi. FPI itu bikinan mereka. Enggak ada hubungannya sama agama. Semua adalah politik. Hanya bisa bubar jika elite Orba binasa," tulis pentolan band asal Bali itu, beberapa jam yang lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jerinx mengatakan, wajar jika pola pikir Orde Baru masih hidup di lingkungan masyarakat hingga sekarang, mengingat doktrin tersebut tertanam selama lebih dari 30 tahun.
"Ya jelas. Enggak mungkin majikan nangkap 'satpam' yang sedang lindungi 'rumahnya,’” Jerinx menambahkan.
Tiru Bali
Dalam status lainnya, musisi bernama asli I Gede Ari Astina itu menjawab pertanyaan beberapa penggemar kepadanya mengenai apa yang akan ia lakukan jika agamanya dihina.
"Apa yang akan saya lakukan jika agama saya dihina? Saya akan diam. Kenapa? Karena saya percaya Tuhan Maha Kuasa," kata pria yang tubuhnya dipenuhi tato itu, menegaskan.
Ia lantas mengajak penggemarnya berkaca tentang apa yang telah terjadi di Bali. Pulau Dewata, tuturnya, telah dibom dua kali oleh orang-orang yang mengatasnamakan sebuah agama, yang menganggap Bali sebagai tempat yang 'kotor dan layak dilenyapkan.’
"Tapi apa yang terjadi setelah bom-bom tersebut? Enggak ada yang namanya demo atau aksi menolak agama tertentu di Bali. Yang terjadi malah saling bantu untuk memulihkan Bali.”
Pria kelahiran 1977 itu melanjutkan, "Sekarang bayangkan, jika saya dan orang-orang Bali lainnya berpikir, 'Wah, agama itu memusuhi agama/budaya saya, dan agama saya mengajarkan saya untuk membalas dendam dan membunuh orang-orang tersebut.’” ‘Perang’ akan terjadi.
"Ya. Perang. Perang. Dan perang. Darah. Air mata. Kehancuran. Lalu? Masuklah asing dengan propaganda 'mendamaikan' konflik dan mengambil alih semua SDA yang dimiliki bangsa ini. Kasus seperti itu sudah banyak terjadi di belahan bumi lain,” tulis Jerinx lagi.
Jerinx menganggap, cara paling mudah mencegah terjadinya kemungkinan-kemungkinan terburuk tersebut adalah dengan berhenti menjadi pembela agama. "Simpan agama Anda untuk diri Anda sendiri. Untuk apa percaya Tuhan itu Maha Kuasa jika Anda masih menyangsikan kekuatannya?" (rsa)