Berdasarkan siaran pers yang diterima CNNIndonesia.com, versi terbaru itu menindaklanjuti penampilan Coldplay di Glastonbury Festival pada Juni lalu. Saat itu sebuah masalah teknis terjadi dan menyebabkan Chris Martin memutuskan untuk membawakannya lewat penampilan solo.
Disebutkan, penampilan itu sama sekali tak dipersiapkan sebelumnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di akun instagram Coldplay, pada Sabtu (12/11), turut diunggah sebuah video kala Martin merekam versi terbaru lagu tersebut.
Seperti halnya semangat positif yang diusung band asal Inggris ini, kutipan rekaman audio Ali pun juga mengusung semangat yang sama, yakni mengajak pada kebaikan, perdamaian dan saling tolong satu sama lain.
/So I’m going to dedicate my life to using my name and popularity to helping charities, helping people, uniting people, people bombing each other because of religious beliefs. We need somebody in the world to help us all make peace/.
Versi asli lagu 'Everglow' turut menjadi bagian dalam album ke-tujuh Coldplay, A Head Full Of Dreams. Menurut laporan Warner Music Indonesia, album itu telah terjual sebanyak lebih dari 5 juta kopi sejak dirilis pada Desember 2015.
Sebelumnya, dari album itu Coldplay telah merilis lagu-lagu hit seperti Adventure Of A Lifetime, Hymn For The Weekend, Up&Up dan A Head Full Of Dream. Empat lagu itu telah meraih lebih dari dua miliar streams di YouTube dan Spotify.
Sementara, lagu terbaru Coldplay itu pun telah dirilis secara digital melalui layanan seperti iTunes, Apple Music, Spotify, Joox, serta Yonder.
Sejak Maret tahun ini, Coldplay turut menyelenggarakan tur konser bertajuk A Head Full Of Dreams Tour di Amerika Latin, AS, dan Eropa. Disebutkan, Coldplay pun akan turut tampil di berbagai stadium di Australia, Asia, Eropa dan Amerika Utara.
[Gambas:Youtube] (rah)