Rapper Drake disebut-sebut menjadi orang yang akan membantunya mewujudkan hal tersebut. Sejak satu bulan terakhir, kabar kedekatan Swift dan Drake memang sudah gencar berembus.
Alih-alih bernuansa romantis, kedekatan itu memang berhubungan dengan kerja sama musikal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Versi remix dari salah satu single di album 1989, Bad Blood misalnya. Lagu itu jadi jauh dari irama musik pop, dipicu kehadiran rapper Kendrick Lamar, rekan kolaborasinya. Tapi justru eksperimen itu mampu membawa lagu Swift menduduki puncak tangga lagu.
Dari sanalah kemudian Swift memiliki pemikiran bahwa penggemarnya pun akan menerima jika ia kelak kembali mengeksplorasi hal serupa.
"Drake telah menjadi rekan kerjanya sementara waktu dan tampaknya tidak ada penggagas lain. Dia benar-benar menghabiskan waktu di studio bersamanya [Drake]," kata sumber itu.
Drake yang juga memiliki kemampuan menulis lagu seperti Swift pun dikabarkan ikut menyumbang beberapa lagu. Ia bahkan disebut-sebut ikut bernyanyi untuk satu lagu.
"Ini perpaduan sesungguhnya dari irama edgier hip hop dan R&B," tutur sumber itu lagi. Meski demikian, baik Swift dan Drake belum menanggapi soal kabar kolaborasi tersebut.
Sementara itu, mengikuti kesuksesan album Views yang dirilis April lalu, Drake hendak merilis proyek More Life pada Desember mendatang. Itu disampaikannya melalui program radio Apple's Beats 1.
Drake mendeskripsikan More Life sebagai playlist yang akan menjadi lagu pengiring hidup serta menampilkan musik baru darinya dan rekan satu labelnya, OVO. (rsa)