Selama 4 hari festival, gedung bioskop tersebut dipadati antrean anak-anak, remaja, serta orang dewasa yang ingin menyaksikan film ‘Ada Apa Dengan Cinta 2’.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Pergelaran ini merupakan yang kedua, musim gugur tahun lalu kita mengangkat film karya Nia Dinata,” tambah Azis.
Riri mengapresiasi digelarnya Indonesian Film Festival di Belanda. Menurut dia, melalui film, publik Belanda terutama kaum muda, bisa melihat Indonesia dalam kemasan modern. Selain itu, keindahan alam Indonesia juga ikut dipamerkan.
"Tak hanya keindahan kota Yogyakarta yang dimunculkan dalam film Ada Apa Dengan Cinta 2, tetapi, juga keindahan alam dan kultur Indonesia Timur, seperti Nusa Tenggara Timur, dalam film Atambua 39 derajat Celcius," ujar Riri. (antara/les)