“Lagu-lagu melayu lagi sepi,” kata perempuan yang akrab disapa Nong Niken kepada CNNIndonesia.com, pada Sabtu (17/12). “Jumlah musisi melayu sedikit sekali, karena mereka berbaur juga di genre lain.”
Segelintir musisi melayu dari Indonesia yang terkenal, disebutkan Nong Niken, antara lain Adibal Sahrul, sang pencipta Sabda Cinta, yang dinyanyikan serta dipopulerkan oleh Iyeth Bustami dan Erie Suzan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Dari 2012 sampai 2015, kami jual tiket Jakarta Melayu Festival dan langsung habis dua minggu sebelum acara,” kata Nong Niken. “Pada Agustus 2016, kami beri tiket free. Antusiasnya, masya Allah.”
Ia yakin, musik melayu bakal bersinar, terutama pada malam ini, Minggu (18/12), saat digelar konsernya di Airman Cafe, Hotel Sultan, Jakarta. Ada aksi Darmansyah Ismail, Tom Salmin, Febri Na, Kiki Ameera, Fahad Munif.
“Kami akan menampilkan lagu-lagu melayu lama dan modern,” kata Nong Niken. “Tentu saja juga ada tari serampang dua belas, pantun, nasehat, dengan iringan instrumen musik wajib: gendang, biola dan akordeon.”
Nong Niken tak memungkiri bila konser musik yang diberi tajuk Dari Melayu untuk Anies dan Sandi ini bersifat politis. Ia berdalih, setiap orang di Indonesia punya hak berpolitik, termasuk mendukung kandidat pilkada.
“Saya pernah bertemu Anies [Baswedan], dan beliau bilang, ‘[musik] melayu itu ngangenin,’” kata Nong Niken yang di konser kali ini bertindak sebagai produser pelaksana.
“Kami berharap," Nong Niken melanjutkan, "pemenang pilkada [DKI Jakarta] bisa mengemban amanat rakyat dengan baik. Ada kebijakan menjaga citra budaya melayu di Ibu Kota.”
(vga/vga)