Seperti diketahui, Kanye mengakhiri 2016 dengan berbaring di UCLA Medical Center selama delapan hari pada November, karena dehidrasi dan kelelahan.
Kalau itu semua membuat simpati masyarakat terhadap sang rapper menurun, tidak demikian dengan penyanyi John Legend. Diberitakan NME, ia justru sangat bersikeras bahwa dunia membutuhkan Kanye, meski sang Yeezus sudah membatalkan konsernya di Eropa untuk 2017. Padahal sebelumnya, Legend menentang Kanye.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suami Chrissy Teigen yang melantunkan All of Me itu bahkan menegaskan, “Apa pun yang ada di pikirannya [Kanye], saya tidak setuju dengan dia.”
Tapi kini Legend seperti berpikir sebaliknya. Ia mendukung penuh pemulihan Kanye, meski dirinya tak mau disebut sebagai semacam ’psikolog selebriti.’
Kepada Rolling Stone Legend bekata, “Saya hanya ingin dia melakukan apa pun yang dia butuhkan untuk menjadi lebih baik dan merasa siap untuk bermusik lagi. Karena dunia musik butuh dia. Dunia butuh dia. Saya pikir dia seseorang dengan talenta yang penting.” Legend bahkan memahami kesulitan hidup Kanye.
“Bagaimana Anda menyeimbangkan apa pun yang Anda lakukan—akting, produksi musik, musik, menjadi ayah? Anda mulai menyadari mana yang lebih penting bagi Anda. Keluarga saya adalah yang terpenting, ke-dua adalah musik,” katanya.
Kekuatan karier sebagai musisi, menurut Legend, sangat penting. Ia merasa Kanye punya kekuatan itu. Ia sendiri biasa menggunakannya untuk menjual karya, bahkan reservasi di restoran. “Tapi Anda mencoba menggunakannya untuk sesuatu yang akan bermanfaat untuk dunia juga,” tuturnya melanjutkan. (rsa)