Film yang disutradarai dan ditulis skenarionya oleh Barry Jenkins ini bercerita tentang perjalanan hidup seorang anak kulit hitam gay di Miami. Kisah perjuangan untuk menemukan jati diri itu diceritakan dalam tiga babak yakni narkoba, kesakitan, dan keindahan jatuh cinta saat bergulat dengan seksualitasnya.
Dilaporkan Advocate, sebelum menerima piala untuk film drama terbaik di Golden Globe, film itu telah dinobatkan film terbaik tahun ini oleh National Society of Film Critics.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mungkin keajaiban yang dapat mengilhami adanya perubahan di kehidupan nyata," tutup pernyataan itu.
Dalam gelaran Golden Globes, Moonlight berhasil mengalahkan film Manchester by the Sea, Hacksaw Ridge, Hell or High Water, dan Lion.
Film itu pun turut dijagokan dalam enam kategori lain termasuk sutradara terbaik, skenario terbaik, musik pengiring terbaik, aktris drama pendukung terbaik, dan aktor drama pendukung terbaik.
Menyabet satu penghargaan tertinggi di Globes 2017 menjadi kejutan tersendiri bagi Moonlight, bahkan termasuk oleh krunya sendiri.
"Jujur saja, saya tidak mengira kalau ini akan terjadi," ujar produser Adele Romanski.
[Gambas:Youtube]