Cuplikan aktor Shakespeare In Love itu sebagai sang ‘King of Pop’ ditayangkan dalam sebuah trailer untuk serial komedi Urban Myths. Itu merupakan program baru Sky Arts yang memunculkan kembali cerita-cerita tentang selebriti di seluruh dunia, terutama Hollywood.
Fiennes memainkan Jackson dalam episode Elizabeth, Michael & Marlon. Dalam episode itu, Stockard Channing menjadi Elizabeth Taylor dan Brian Cox memerankan Marlon Brando.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dipilihnya Fiennes sebagai pemain sebenarnya sudah menjadi kontroversi sejak Elizabeth, Michael & Marlon diumumkan. Beberapa mengkritik pemilihan itu karena Fiennes berkulit putih, sementara sang ikon pop sebenarny berkulit hitam. Tapi Fiennes bersikeras ia bisa.
Episode Elizabth, Michael & Marlon didasarkan pada cerita dalam artikel Vanity Fair yang dirilis 2011, yang mengklaim bahwa Jackson, Elizabeth Taylor dan Marlon Brando pergi ke New York Citu bersama dengan mobil sewaan saat tragedi 9/11 atau pengeboman WTC terjadi.
Dikisahkan, Jackson mengundang dua legenda Hollywood itu ke konsernya di Madison Square Garden. Namun setelah serangan 9/11, seluruh penerbangan dibatalkan. Mereka pun memutuskan menempuh jalan darah ke California. Mereka menyetir mobilnya sendiri sejauh itu.
Gosipnya, mereka bahkan sempat berhenti di beberapa restoran cepat saji.
[Gambas:Youtube]
Sejak trailer episode itu muncul, Rabu (11/1) ada sebuah petisi yang meminta penggemar membooikotnya. Alasannya, aktor yang dipilih menjadi Jackson adalah kulit putih. Menurut sang pembuat petisi, Julie Rodriguez pemilihan itu artinya tidak menghormati Jackson.
“Jackson telah mengalami banyak diskriminasi rasialisme selama masa-masa awalnya berkarier sebagai penampil kulit hitam. Dan memilih aktor kulit putih untuk memainkannya menghapus atau meminimalisasi perjuangan sesungguhnya yang ia lakukan dalam hidup,” tulisnya.
Mengutip NME, petisi itu sudah ditandatangani sampai 20 ribu orang. Elizabeth, Michael & Marlon sendiri akan disiarkan di Sky Arts pada 19 Januari mendatang.