Otti sendiri merupakan pendiri sekaligus pengajar olah vokal di Otti Jamalus House of Music. BCL—sapaan akrab Bunga—mengaku memilih Otti sebagai pelatih vokalnya atas bantuan tim dan komposer Andi Rianto.
"Saya diskusi juga dengan tim, manager sound enginer, dan atas rekomendasi senior-senior saya dalam dunia musik. Dengan suara dan kekhasan saya yang cocok memang Otti," katanya melalui siaran pers yang diterima CNNIndonesia.com, Selasa (7/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bagaimana saat konser suaranya tetap stabil tidak habis dan tidak mudah capai. Semua tekniknya tidak sulit, hanya memang butuh fokus yang lebih," ujarnya.
"Kalau di suara tentunya tidak ada perubahan, yang berubah itu mungkin biasanya pada saat nyanyi lehernya sakit sekarang tidak. Biasanya setelah nyanyi lima lagu napas sudah terengah-engah. sekarang bisa lebih panjang," tutur BCL.
"Itu sih yang paling terasa perubahannya," imbuh ibu satu anak itu.
Keluhan BCL soal napas, diakui Otti. Tapi menurutnya, itu karena BCL baru mempelajari dan memahami hal itu. Ia pun meminta BCL lebih sering menyanyikan lagu-lagu yang akan dibawakannya di konser nanti.
"Untuk sekarang dan beberapa waktu ke depan, BCL masih saya suruh bernyanyi saja, dengan atau tanpa ekspresi. Bernyanyi sambil berjalan di seluruh ruangan. Akan ada banyak manfaat yang didapat dengan cara seperti ini," katanya.
Secara umum, kata Otti, fisik BCL sudah cukup ideal untuk konsernya. Ia telah siap tampil.
Lihat juga:Katy Perry Kembali ke Panggung Grammy Awards |
"Namun, kenyamanan menjadi hal yang penting buat BCL saat tampil nanti. Karena itu akan berpengaruh pada suara yang keluar. Kenyamanan ini harus dijaga benar sama timnya BCL," pungkas Otti memberi catatan. (rsa)