Kesepakatan kerjasama itu disampaikan Presiden FIP, Tomas Jegeus, Executive Producer Michael Werner, dan Produser Sheila Timothy di Jakarta, pada Kamis (9/2). Tomas mengungkapkan, ia sangat senang terlibat dalam pembuatan film Wiro Sableng, dan FIP merasa terhormat bisa menjadi studio Hollywood pertama yang melakukan co-production dengan rumah produksi Indonesia. "Kami berharap akan lebih banyak lagi kolaborasi lainnya di masa mendatang," ujarnya.
Menanggapi kerjasama Indonesia-Hollywood ini, Triawan Munaf, Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mengatakan hal itu terwujud berkat dihapusnya film dari Daftar Negatif Investasi (DNI).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia kemudian mengatakan setelah mendapat tawaran dari Vino, ia pun menceritakan hal itu pada temannya Michael, konsultan FIP Asia, yang kemudian menyatakan ketertarikan serta siap membantunya. Lala pun mulai melakukan riset mengenai karakter Wiro Sableng.
"Saya tahu lebih ke sinetron dan lagunya, sering ketukar dengan yang hijau [Si Buta dari Gua Hantu], tapi setelah saya baca bukunya itu lebih menggugah, karakter yang dinamis, kekayaan penokohan sampai senjata, jurus-jurusnya," tutur Lala.
Selama satu tahun mempersiapkan proses kreatif serta proposal, Lala pun beranjak untuk mencari dana dan merencanakan bantuan produksi dari luar.
Pihak LifeLike Pictures dan Fox International Productions saat pengenalan rencana pembuatan film 'Wiro Sableng 212'. (Foto: CNN Indonesia/Agniya Khoiri) |
Tomas sendiri mengatakan ia terkesan dengan presentasi yang disampaikan Lala terkait film Wiro Sableng yang dinilai mengangkat budaya lokal khas Indonesia.
"Saat pertama kenal Sheila sudah kagum dengan kreatifitasnya lalu bertemu kru dan pemeran semakin kagum. Saya suka di Indonesia merasakan kreatifitasnya bersama-sama," kata Tomas.
Lebih lanjut diungkapkan Tomas bahwa dalam kerjasama itu antara FIP dan LifeLike Pictures masing-masing memiliki andil 50:50. "Kami siap mengeluarkan budget berapapun yang dibutuhkan," kata Tomas.
Lala menambahkan, "Yang jelas budgetnya di atas US$ 2 juta (Rp 26,6 miliar)."
Film 'Wiro Sableng 212' dibintangi Vino Bastian sebagai Wiro Sableng, dan disutradarai Angga Dwimas Sasongko. Mulai diproduksi Agustus 2017, film ini dijadwalkan rilis pada 2018 mendatang. (rah)
Pihak LifeLike Pictures dan Fox International Productions saat pengenalan rencana pembuatan film 'Wiro Sableng 212'. (Foto: CNN Indonesia/Agniya Khoiri)