Menariknya, kini payung hijau yang digunakan Spears untuk meluapkan amarahnya itu akan dilelang. Daniel Ramos, paparazi yang menjadi sasaran Spears menjual payung itu kepada penawar tertinggi. Dilaporkan Contact Music, Ramos pun berjanji akan menyumbangkan 50 persen hasilnya untuk aksi sosial yang dipilih pelantun Toxic itu.
Saat insiden itu terjadi, menurut Ramos, Spears dalam kondisi terburuk di hidupnya. Sebelum kejadian itu, dia merasa Spears termasuk selebriti yang ramah pada paparazi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari rekaman video, seperti dilansir NME, Spears kala itu berada di dalam mobil saat pengisian bensin. Paparazzi tak henti mengambil gambarnya yang sedang duduk di bangku depan. Berambut plontos, Spears saat itu tampak sedang dalam keadaan emosional. Tak lama setelah difoto, Spears beranjak keluar dan meradang, memukul paparazzi dengan menggunakan payung lalu merusak kendaraan mereka.
"Saya meminta maaf kepada paparazi untuk aksi yang saya lakukan empat bulan lalu terkait payung," katanya mengawali saat itu.
Pada penjelasannya, Spears mengaku bahwa sikap tersebut dilakukannya karena tengah mempersiapkan karakter untuk sebuah film.
Ia memaparkan saat itu dirinya sedang mempersiapkan diri untuk sebuah peran di film. Berhubung ia terlalu mendalami, peran itu merasuk dan memengaruhinya. "Sayangnya, saya malah tidak mendapatkan peran itu di kemudian hari," ujarnya lagi. (rah)