Bertolazzi menyatakan sangat terkejut ketika namanya masuk dalam deretan nominasi salah satu penghargaan film paling bergengsi di dunia itu dengan bersaing melawan perias film A Man Called Ove (Love Larson dan Eva von Bahr) dan Star Trek Beyond (Joel Harlow dan Richard Alonzo). Apalagi, ia bukan berasal dari Amerika Serikat.
“Siapa saja pasti terkejut jika menjadi nominasi Oscar. Lagipula saya berasal dari Italia, bukan Amerika Serikat, jadi ini lebih signifikan,” ujarnya dalam sebuah wawancara eksklusif dengan CNNIndonesia.com melalui sambungan telepon.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bertolazzi menuturkan, ia bersama timnya bekerja keras untuk membantu sutradara David Ayer dalam menceritakan kisah film ini melalui detail riasan setiap karakter. Ia bercerita, Ayer selalu memberinya ide desain dan arahan mengenai karakter-karakter yang akan dibangun, lalu dirinya akan mulai melakukan riset, desain, dan percobaan riasan.
“Pekerjaan saya di sini sangat menantang, karena Killer Croc adalah karakter yang sudah pernah muncul di beberapa karya. Dia juga menjadi karakter yang cukup dicintai dalam film Batman, jadi saya harus hati-hati dalam mendesain dia,” ujar Nelson.
Lihat juga:Deretan Film Terbaik Nominasi Oscar 2017 |
Dalam merias para karakter di Suicide Squad, Bertolazzi dan Nelson didukung oleh seorang perias lainnya yakni Giorgio Gregorini. (yul)