Melalui siaran pers yang diterima CNNIndonesia.com, Selasa (28/2) disebutkan bahwa lagu terbaru band yang dibentuk sejak 2011 itu berbeda dari single pertama mereka. Lagu Serigala bernuansa surf rock, sementara Khilaf lebih mengedepankan sisi pop.
"Khilaf adalah salah satu balada Indische Party yang sederhana, memuat lirik menyentil dan mengisahkan tentang percintaan yang nakal. Lewat lagu ini, kami juga membawa pesan bahwa Indische Party bukan hanya tentang musik rock ’60-an, tetapi juga ada pop dan genre lainnya," ujar vokalis Japs Shadiq.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk merayakan rilisnya lagu ke-dua tersebut, Indische Party turut merilis video musik Khilaf di kanal YouTube mereka. Diproduksi oleh Narkobus Records, Khilaf menjadi lagu pertama dalam album Analog yang dibuatkan video musiknya oleh Indische Party. Video ini disutradarai sendiri oleh Japs Shadiq yang bekerjasama dengan Hendrick Ben Matulessy sebagai Director of Photography.
Menurut Jafar 'Japs' Shadiq (vokal/harmonika), Andre 'Kubil' Idris (gitar), Jakobus Dimas (bass), dan Tika Pramesti (drum), produksi album Analos lebih terarah dan terkonsep. Apalagi mereka merekamnya di Abbey Road, Inggris.
[Gambas:Youtube]
Dalam album tersebut, Indische Party turut dibantu oleh David Tarigan, John Navid (White Shoes & The Couples Company), serta beberapa musisi lain seperti Suryoprayogo ‘Kiting’ Setiadi (The Adams), Dharmo ‘Mas Mo’ Soedirman (Sentimental Moods), Indra Perkasa (Tomorrow People Ensemble) dan Jimi Multhazam (The Upstairs/Morfem/Bequiet).
Sebelum merilis Analog, band ini merilis debut album mereka empat tahun silam. Album itu diberi nama mengikuti nama band mereka sendiri yakni Indische Party pada 2013. Setelah itu mereka merilis satu mini album berjudul On Vacation. (rsa)