Melansir Reuters, malam final ajang pencarian bakat tersebut menyisakan Ammar Mohammed dari Yaman dan dua kontestan lainnya asal Palestina, Shaheen asal Bethlehem dan Ameer Dandan dari Majd al-Krum, kota di Israel namun dibawah kendali Amerika Serikat.
Setelah Shaheen dinobatkan sebagai pemenang, ia menyanyikan lagu kebangsaan dengan membawa bendera Palestina di bahunya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Instagram]
"Ini adalah hari nasional. Sebuah hari nasional bersejarah untuk Palestina," kata Mohammed Abu Ali yang menonton bersama istri dan tiga anaknya di sebuah kafe di Gaza.
Puluhan supir taksi mengelilingi jalanan di Gaza sembari membunyikan klakson mereka dan bernyanyi sejumlah lagu yang sempat dibawakan Shaheen selama kompetisi itu berlangsung.
Pada Jumat sebagai malam final pertama, sebuah delegasi berisi pejabat tinggi yang dipimpin putra presiden Palestina datang ke Beirut, Libanon, untuk menonton langsung final tersebut.
Presiden Palestina Mahmoud Abbas yang juga berada di Libanon dalam kunjungan tugas, ikut menyambut ketiga kontestan di Kedutaan Besar Palestina di negara itu.
"Ada wajah kemenangan, politis, dan musik. Hari ini sangat musikal, namun kami berharap suatu hari kami akan memenangkan kemenangan politis," kata Abu Ali, pria Palestina saat merayakan kemenangan itu bersama keluarganya di Gaza.
[Gambas:Instagram]