Diketahui, dalam aksinya tersebut para personel Mamamoo membuat wajah mereka lebih hitam, mengikuti warna kulit sang penyanyi asli. Mereka pun lengkap berdandan dengan pakaian serupa yang dikenakan Ronson dan Mars dalam video musiknya.
Menurut laporan Ace Showbiz, para penggemar merasa geram dengan aksi sang idola yang dinilai mengarah pada hal sensitif. Mereka pun bertindak melalui media sosial uintuk mengekspresikan keterkejutannya sekaligus memprotes aksi Mamamoo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Twitter]
"Kami sangat menyesal atas tindakan yang mengarah pada hal sensitif dan penggunaan wajah hitam dalam video untuk menggambarkan Bruno Mars. Tidak ada maksud tertentu atas apa yang kami lakukan dan tidak ada kata yang cukup untuk menggambarkan penyesalan kami," tulis pernyataan Mamamoo.
Girlband itu pun lantas mengaku kecewa akan tindakan mereka yang kemudian menyakiti hati para penggemar mereka. Terlebih mereka yang juga berkulit hitam dan merasa tersinggung akan tindakan itu
"Kami mencintai dan peduli pada semua orang dari setiap ras, seksualitas, agama, dan gender. Kami mencintai semua fan dan sangat menyesal telah menyakiti fan kami yang berkulit hitam," ujar mereka lebih lanjut.
Pada pernyataannya itu, Mamamoo turut menyatakan bahwa mereka berusaha tak mengulangi tindakan tersebut di masa depan. Meski demikian, perlakuan yang mengarah pada rasisme ini bukanlah yang pertama dilakukan Mamamoo.
Tahun lalu, Hwasa, salah satu personil mereka pernah menimbulkan kontroversi dengan menyebut kata 'nigga' saat menyanyikan lagu Irreplaceable milik Beyonce. (res)