Melansir Reuters, museum tersebut adalah the Musee National des Arts et Traditions Popularies yang dibangun pada 1972, namun berhenti beroperasi sejak 2005 silam.
Arnault merupakan taipan perusahaan barang mewah pemilik Moet Hennessy Louis Vuitton atau LVMH, perusahaan induk label barang mewah Louis Vuitton.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa karya Gehry adalah bangunan ikonis di berbagai tempat di dunia, seperti Guggenheim Museum di Spanyol, Walt Disney Concert Hall Los Angeles, Louis Vuitton Foundation di Paris, Museum of Pop Culture di Seattle, dan Dancing House di Praha.
Museum itu nantinya akan diberi nama La Maison LVMH/Arts-Talents-Patrimoine dan akan memiliki ruang konser, pameran, dan workshop yang akan siap dibuka pada 2020 mendatang.
Pejabat Paris tahun lalu memperbaharui konsesi LVMH atas taman hiburan Jardin d'Acclimatitation yang membuka jalan untuk renovasi taman dan atraksi di dalamnya.
LMVH sudah mengelola tempat tersebut sejak 1984 dan memiliki 80 persen saham taman itu bekerja sama dengan Campagnie des Aples, sebuah perusahaan pengembang taman hiburan dan resor ski. (end)