Padahal, film itu belum memiliki pemeran utama. Seperti diketahui, Daniel Craig memutuskan tidak ingin kembali menjadi agen 007, sesaat setelah Spectre tayang dua tahun lalu. Namun belum ada pernyataan final dari rumah produksi film Bond terkait keputusan Craig itu.
Melansir Daily Mail, produser Barbara Broccoli dan Michael G Wilson bahkan menegaskan mereka masih ingin Craig kembali. Hanya saja, Craig yang belum memberi keputusan apa pun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keputusan Craig memang masih belum jelas. Setelah mengatakan lebih baik mengiris pergelangan tangan dibanding kembali menjadi Bond, di kesempatan lain ia menuturkan tidak akan menolak jika ditawari lagi menjadi agen mata-mata untuk MI6 itu.
Jarak Spectre ke Bond 25 terbilang cukup panjang. Ia sudah menuntaskan dua film, Kings dan Logan Lucky. Craig juga akan main program adaptasi novel Purity karya Jonathan Franzen.
Jika bukan Craig, sejak dua tahun lalu sudah ada sederet nama yang disebut-sebut akan menggantikannya. Idris Elba, Tom Hiddleston dan Tom Hardy pernah masuk bursa aktor pengganti Craig. Belakangan, muncul nama pemain Ben-Hur, Jack Houston.
"Broccoli benar-benar tertarik untuk memiliki seorang aktor berkulit hitam untuk bermain sebagai Bond. Walaupun faktanya, dia tidak peduli apa warna kulitnya. Hitam, coklat atau putih. Dia hanya ingin seorang aktor besar," kata salah seorang sumber.
Produser masih memiliki cukup waktu untuk menentukan pemeran utamanya, sebelum pengambilan gambar dimulai musim panas mendatang. Saat ini, naskah sedang digodok oleh Robert Wade dan Neil Purvis. Duo itu sudah bekerjasama menggarap film Bond untuk yang ke-tujuh kalinya.
Lihat juga:Daniel Craig Masih Belum Lepaskan James Bond |
Mereka merupakan penulis skenario untuk Spectre, Skyfall, Quantum of Solace, Casino Royale, Die Another Day, dan The World is Not Enough.
Dalam sebuah diskusi dengan Telegraph, mereka menyatakan Bond 25 akan berbeda dibandingkan Spectre. Mereka juga menyebut, kondisi perpolitikan dunia seperti adanya Brexit dan terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat, dapat memengaruhi naskah Bond.