Melansir NME, salah satu personel 1D Liam Payne mengungkapkan ketika itu dia dan rekan-rekannya menginap di hotel bintang lima Trump Tower di New York, Amerika Serikat.
Mereka saat itu dipanggil oleh Trump untuk menemui salah satu putrinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Payne menceritakan saat itu Trump menelepon manager boy band tersebut ketika para anggota pelantu lagu History itu tengah tertidur.
"Jelas di New York kami tidak bisa keluar. Karena New York kejam bagi kami," tutur Payne.
"Lalu dia seperti, 'OK, kalau begitu saya tidak ingin kamu di hotel saya. Jadi, kami harus pergi dari situ," lanjutnya.
One Direction akhirnya memutuskan untuk keluar dari hotel milik Trump itu.
Selain soal Trump, Payne juga bercerita tentang kekasihnya yang sedang hamil, mantan bintang Girls Aloud, Cheryl.
Payne yang berusi 23 tahun itu menyebut Cheryl yang usianya terpaut 10 tahun lebih tua sebagai perempuan yang diidolakannya.
Payne sudah mengagumi Cheryl ketika masih remaja, jauh sebelum dia terkenal bersama One Direction.
"Saya memiliki kekasih yang paling cantik di dunia ini. Dia sangat luat biasa. Dia adalah mimpi saya sejak remaja," ujar Payne.
[Gambas:Youtube]