Allen justru merasa terganggu dengan fakta bahwa dari 22 lagu yang dirilis Drake dalam album tersebut, hanya satu yang menampilkan penyanyi wanita. Lainnya, Drake berkolaborasi dengan penyanyi pria. Allen menganggap ada ketidaksetaraan gender di album Drake itu.
“[Ada] 22 lagu dan hanya ada satu [kolaborator] wanita, tetap menyedihkan," cuitnya di Twitter, satu hari setelah album itu dirilis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Drake Umumkan Tanggal Rilis Album Baru |
Tak hanya itu, netizen lain yang ikut membela Drake pun mengatakan bahwa untuk mendukung kesetaraan gender, caranya tidak hanya dengan sekadar melibatkan perempuan di karya.
"More Life ini luar biasa. Ini momen hebat bagi Drake dan penyanyi Inggris yang dia libatkan, akan lebih senang jika mendengar [Ray BLK], [Stefflon Don], [Little Simz], [Lady Chann] menjadi bagian dari perkembangan Drake dengan terlibat dalam lagu-lagunya.”
[Gambas:Twitter]
Allen menambahkan dengan membela diri di cuitannya, "Saya tidak mengatakan apa pun pada siapa pun, saya hanya membuat sebuah pengamatan, memulai sebuah percakapan.”
Seperti diketahui, dalam album More Life itu Drake turut menggandeng sejumlah musisi untuk terlibat. Termasuk Young Thug, 2 Chainz, Kanye West, PARTYNEXTDOOR dan lainnya. Satu penyanyi wanita yang digandengnya: Jorja Smith, untuk lagu Get It Together.