Ryan Reynolds dan Blake Lively Bicara soal Adopsi Bayi

Agniya Khoiri , CNN Indonesia | Senin, 20/03/2017 20:31 WIB
Ryan Reynolds dan Blake Lively Bicara soal Adopsi Bayi Ryan Reynolds dan Blake Lively ingin tambah bayi, tapi kali ini lewat adopsi. (REUTERS/Andrew Kelly)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kehidupan rumah tangga Ryan Reynolds dengan sang istri Blake Lively bisa disebut sebagai ‘impian’ bahkan di kalangan selebriti Hollywood. Tak hanya jauh dari terpaan gosip, kehidupan mereka turut diwarnai dua gadis kecil nan menggemaskan, James dan Ines.

Menurut laporan Ace Showbiz, meski Lively baru melahirkan Ines pada September lalu, tapi ia dan sang suami telah berharap menambah satu anggota keluarga lagi.

"Ryan Reynolds dan Blake Lively sudah berbicara mengenai bayi nomor tiga, tapi mereka tidak merencanakannya dengan cara lama. Kali ini mereka serius ingin mengadopsi bayi," kata seorang sumber kepada Hollywood Life, yang dikutip dari Ace Showbiz.


Namun, pasangan itu dikabarkan belum memutuskan bayi dari negara mana yang akan mereka adopsi. Mengadopsi anak dari negara lain seperti ‘tren’ di Hollywood. Angelina Jolie punya tiga anak dari negara berbeda. Madonna baru mengadopsi dua anak dari Malawi.

"Tapi mereka menyukai gagasan untuk mengadopsi bayi yang kurang beruntung, agar dapat memanjakannya dengan cinta dan memberi kesempatan [lebih baik]," ujar sumber itu lagi.

Turut disebutkan, kalau jadi mengadopsi bayi, sang aktor Deadpool ingin anak ke-tiganya itu berjenis kelamin laki-laki. Dengan begitu, keluarganya akan lengkap. Selama ini, ia menjadi satu-satunya pria di antara Lively dan dua anak perempuannya.


Sebelumnya, pasangan yang menjalin cinta setelah dipertemukan dalam film adaptasi komik DC, Green Lantern itu sempat mengatakan pada People soal keinginan mereka memiliki sebuah keluarga besar. "Istri saya adalah anak bungsu dari lima bersaudara, kami akan senang [jika bisa] memiliki keluarga besar," kata aktor berusia 40 tahun itu.

Lively menambahkan, "Saya selalu ingin keluarga besar. Saya tak sabar melihat bagaimana satu bayi memengaruhi yang lain dan untuk keluarga secara keseluruhan, setiap jenjangnya."