Pada Sabtu (25/3) lalu, melansir Soompi, terdapat unggahan yang dibuat sebuah akun Twitter yang mengatakan bahwa mereka akan membunuh Jimin selama konser di California, Amerika Serikat.
Dalam unggahan tersebut, mereka menampilkan tiga gambar, yakni foto beberapa bangkai hewan, tangan berdarah, dua senjata api, dan foto Jimin. Akun tersebut telah diskors oleh Twitter sebelum kontennya tersebar lebih luas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Charlie Puth dan BTS Saling Puji Musikalitas |
Menanggapi hal tersebut, pada Senin (27/3), agensi yang menaungi grup yang debut pada 2013 itu, Big Hit Entertainment, mengaku telah meminta pengetatan keamanan di area konser.
BTS kini tengah menggelar tur konser di kawasan Amerika Utara. Grup yang terdiri dari Rap Monster, Suga, Jimin, Jongkook, J-Hope, Jin, dan V itu akan menyelenggarakan pertunjukan di Anaheim, California pada 1-2 April mendatang.
"Kami tahu mengenai unggahan kontroversial di sosial media tersebut. Kami akan bekerja untuk meningkatkan keamanan di sekitar area konser," kata staf The Honda Center selaku pengelola area konser.
Para ARMY--julukan fan BTS--pun gusar dan marah atas kemunculan unggahan tersebut. Meski banyak dari mereka yang telah membagikan sentimen Big Hit Entertainment dan percaya bahwa unggahan itu hanya lelucon, pada kenyataannya, sebagian besar dari mereka juga masih khawatir soal konten tersebut dan meminta dilakukan langkah tepat demi keselamatan ketujuh personel BTS dan seluruh penggemar dalam konser.