Artinya, film itu hanya ditonton satu orang selama pekan perdananya. Sebab harga satu tiket menonton di Inggris seharga tujuh poundsterling, atau sekitar Rp116 ribu.
"Shia yang malang. Pembukaan itu bisa masuk di buku rekor dunia atau lainnya," kata analis senior media penilai film ComScore, seperti dikutip dari Variety.
Lihat juga:Tom Hiddleston 'Ditolak' Perankan James Bond |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penayangan di Inggris bukan pertama kalinya bagi Man Down. Film itu sebelumnya sudah pernah ditayangkan di Amerika Serikat, pada akhir Desember lalu. Saat itu, pendapatan kasarnya mencapai US$450 ribu atau sekitar Rp6 miliar.
Film itu mengisahkan seorang tentara AS, Gabriel Drummer (LaBeouf) yang menderita PTSD sekembalinya dari Afghanistan. Ia kemudian tak menemukan istri dan anaknya di rumah.
Selain LaBeouf, Man Down yang disutradarai Dito Montiel itu juga dibintangi oleh Kate Mara, Gary Oldman, Jai Courtney dan Jose Pablo Cantillo.
Nasib LaBeouf belakangan memang kurang ‘beruntung.’ Aktor yang baru-baru ini lebih banyak tampil di proyek film indie setelah sukses di studio blockbusters seperti Transformers, Indiana Jones and The Kingdom of the Crystal Skull itu banyak dikritik.
Filmnya, The Company You Keep dan Charlie Countryman misalnya, juga dianggap tidak berhasil. Ia baru mendapat pujian saat berperan di American Honey tahun lalu.
Lihat juga:Diam-diam, Shia LaBeouf Menikah di Las Vegas |
Januari lalu, saat pertama memasang instalasi seninya di New York ia kembali berurusan dengan polisi. Kali itu karena berkelahi dengan pengguna jalan. Instalasi yang memprotes Donald Trump itu kemudian dipindah ke New Mexico dan Liverpool, tapi lalu juga ‘diusir.’