Selama tujuh film sebelumnya, pesan kekeluargaan ini adalah landasan bagi serial yang terkenal membabi-buta menghancurkan beragam mobil itu.
Namun produser Neal H Moritz, Vin Diesel, dan Michael Fottrell, dibantu penulis Chris Morgan, serta sutradara F Gary Gray punya pemikiran lain setelah 16 tahun waralaba ini berjalan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terutama, setelah kehadiran Chiper, otak kriminal yang diperankan oleh aktris peraih Oscar Charlize Theron. Ada yang disembunyikan antara Chiper dan Dom.
Pengkhianatan Dom ternyata berdampak luas. Salah satunya, mempertemukan musuh bebuyutan menjadi rekan kerja, yaitu Deckard Shaw (Jason Statham) dengan Luke Hobbs (Dwayne Johnson). (Dok. Universal Pictures) |
Beragam aksi secara brutal dan bak film spionase tampil di Fate of the Furious. Ambil contoh adegan kejar-kejaran di dataran es di Rusia. Bukan cuma kejar-kejaran, bahkan ada ledakan, dan aksi menantang maut lainnya.
Meski memiliki kompleksitas kisah dan tensi yang lebih tinggi, Gray dan Morgan masih menyisipkan komedi ringan yang membuat penonton sedikit mengendurkan saraf.
Namun, kesuksesan Furious 7 tidak terlepas dari insiden yang merenggut nyawa Paul Walker yang memerankan Brian O'Conner di tengah masa produksi film tersebut.
Meski akhirnya menggunakan saudara kandung Walker untuk menuntaskan kisah yang kemudian dikenang sebagai momen paling berkesan di film tersebut, terbukti film itu menarik banyak penonton ke bioskop.
Dan, tampaknya Vin Diesel masih belum ingin melepas Walker seutuhnya. Dia pun masih membawa kenangan akan Walker dalam film yang akan dirilis 14 April mendatang.
[Gambas:Youtube]
Pengkhianatan Dom ternyata berdampak luas. Salah satunya, mempertemukan musuh bebuyutan menjadi rekan kerja, yaitu Deckard Shaw (Jason Statham) dengan Luke Hobbs (Dwayne Johnson). (Dok. Universal Pictures)