Manusia Kuat dikisahkan tentang seruan Tulus untuk tidak menyerah dan tetap bersemangat menjalani hidup.
"Lagu ini juga bercerita tentang jiwa, yang merupakan kekuatan besar dalam raga manusia," tulis pernyataan pihak Tulus seperti yang diterima CNNIndonesia.com.
"Jiwa merupakan bagian tidak tersentuh, yang tetap bisa berlari kencang walau raga mungkin lumpuh,"
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
The City of Prague Philharmonic Orchestra merupakan orkestra klasik asal Ceko yang berdiri usai era Perang Dunia II dan telah memenangkan berbagai penghargaan internasional.
Manusia Kuat masih jadi bagian dari album Monokrom. Video dari lagu ini dibuat usai lagu Pamit, Ruang Sendiri, dan Monokrom.
[Gambas:Youtube]
Selain melibatkan berbagai musisi, Tulus juga melibatkan seniman teater Yogyakarta, Papermoon Puppet Theater. Kelompok ini sebelumnya populer saat muncul Ada Apa dengan Cinta 2.
"Dalam video musik ini, digambarkan satu tokoh anak-anak yang berhasil menunggangi rasa takutnya menjadi kekuatan," tulis pernyataan Tulus.
"Sosok anak-anak merupakan lambang harapan, kebebasan, dan masa depan," lanjutnya.
Tulus turut menggandeng kelompok sineas muda Embara Films. Pada kolaborasi sebelumnya untuk lagu Ruang Sendiri Embara Films mendapatkan anugerah film Piala Maya 2016 sebagai Video Klip Terpilih.