Seperti diberitakan NME, keinginan band yang kini menetap di San Francisco, Amerika Serikat itu disampaikan oleh sang drummer Lars Ulrich kepada SiriusXM Radio.
"Tinggal di San Francisco merupakan gerbang ke masa depan. Semua hal direncanakan di San Francisco. Jadi, saya merasa bahwa kami dengan rencana itu (bermain di luar angkasa)," kata Ulrich.
Bermain di luar angkasa tentu tidaklah mudah. Pasalnya, luar angkasa merupakan ruang hampa dengan gravitasi nol. Akibatnya, orang yang berada di luar angkasa akan melayang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak ingin berkomitmen selain mengatakan bahwa jika memang ada kemungkinan itu (konser di luar angkasa) dapat terlaksana, maka dengan senang hati kami akan berada di garis paling depan," ujar pria 53 tahun itu.
Walau sulit dan para personel Metallica tak lagi muda, Ulrich mengaku akan tetap bersemangat agar ambisi itu dapat terwujud karena jiwa muda masih menyala dalam diri mereka.
Metallica bukanlah penyanyi pertama yang ingin tampil di luar angkasa.
Pada 2011, band rock Muse juga sempat mengutarakan keinginan yang sama seperti Metallica namun tak kunjung kejadian.
Sedangkan pada 2015 lalu, Lady Gaga sempat berencana tampil di luar angkasa dengan pesawat Virgin Galactic.
Tapi, rencana itu batal karena pesawat tersebut kecelakaan saat sedang ujicoba penerbangan.
Justru, astronot Chris Hadfield yang pernah manggung di luang angkasa. Hadfield pernah merekam dirinya menyanyikan lagu Space Oddity milik David Bowie di Stasiun Ruang Angkasa Intenasional.
[Gambas:Youtube]