Okja akan tersedia bagi pengguna Netflix di 190 negara di dunia mulai 28 Juni 2017. Tak hanya itu, pecinta film di Korea Selatan juga bisa langsung menikmati film ini di bioskop-bioskop mulai 29 Juni.
Penayangan ini tidak lama setelah Okja diputar secara perdana di Cannes Film Festival bulan ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami akan memutar film ini di beberapa bioskop di lokasi terpilih [di Amerika Serikat], begitu juga di London," ujarnya.
Sarandos menambahkan, Netflix berharap bisa tumbuh bersama dengan bioskop, alih-alih bersaing.
"Kami tidak melawan bioskop atau bermaksud tidak baik kepada mereka. Saya ingin semua film kami [bisa diputar] di bioskop. Ide 'menahan' film [hanya diputar di Netflix] terdengar tidak bagus bagi para pecinta film. Saya ingin memberikan mereka film yang melimpah [untuk ditonton]," katanya.
Sarandos menyebut Okja sebagai contoh proyek inisiatif global Netflix, bukan semata-mata cara perusahaannya menembus pasar Korsel.
"Kami berinvestasi pada film ini karena ini merupakan proyek luar biasa, sangat [mewakli] hati dan jiwa orang Korea, namun ini film global. Ini kreasi dunia Bong Joon Ho, yang melampaui bahasa dan budaya," ujarnya.
Okja menghabiskan biaya produksi sebesar US$50 juta. Hal itu membuatnya menjadi film berbahasa Korea dengan biaya termahal sepanjang sejarah. Film ini dibiayai oleh Netflix dan rumah produksi Brad Pitt, Plan B Entertainment. Adapun kendali produksi dipegang oleh Plan B, Lewis Pictures dan Kate Street Picture Company.
Jeremy Kleiner, salah satu petinggi Plan B Entertainment, mengatakan bahwa Brad Pitt sangat bersemangat dengan proyek ini setelah membaca skrip dan mengunjungi set Okja. Ia mengaku, dirinya dan Pitt merupakan penggemar berat Bong.
Bong Joon Ho sendiri sebelumnya pernah berhasil meraup US$86 juta dengan film Snowpiercer (2013) bersama CJ Entertainment. Padahal, film itu hanya membutuhkan biaya produksi sebesar US$42 juta.
Ditulis oleh Bong Joon Ho dan Jon Ronson, Okja bercerita soal Mija, seorang perempuan muda yang berjuang mencegah sebuah perusahaan multinasional yang kuat untuk menculik sahabatnya, seekor hewan raksasa bernama Okja yang telah hidup bersamanya selama satu dekade.
Aktris muda Korsel, An Seohyun, dipilih oleh Bong sebagai pemeran Mija setelah melewati beberapa audisi. (Foto: Jonas Stolpe via netflix.com) |
Kisah persahabatan Okja dan Mija akan 'diganggu' oleh seorang ahli hewan tekun yang diperankan oleh Jake Gyllenhaal dan sebuah organisasi perlindungan hak asasi hewan dengan motif khusus.
Selain An Seohyun dan Jake Gyllenhaal, pemain yang akan membintangi film ini termasuk Paul Dano, Lily Collins, Devon Bostick, Byun Heebong, Shirley Henderson, Daniel Henshall, Yoon Je Moon, Choi Woo Shik dan Steven Yeun.
Okja mengambil set lokasi di Kota Seoul dan Provinsi Gangwon, Korea dan New York, Amerika Serikat. Ahli efek visual yang menyabet Piala Oscar tahun lalu, Erik-Jan De Boer, dipercaya untuk membuat binatang misterius yang menjadi tokoh utama film ini. Bong menggambarkan binatang itu sebagai gabungan antara duyung, babi dan kuda nil.
Aktris muda Korsel, An Seohyun, dipilih oleh Bong sebagai pemeran Mija setelah melewati beberapa audisi. (Foto: Jonas Stolpe via netflix.com)