Namun di balik kondisi itu, justru ada seorang penyanyi bernama Djalal yang merilis lagu berjudul Selamat Jalan Jupe di YouTube. Melalui akun bernama 'Supri Aja,’ ia menyanyikan ‘innalillahi wa inna ilaihi rojiun’ terhadap Jupe seakan sang aktris telah tiada.
"Saya pengagum dan pengemar berat Julia Perez, lagu ini saya dedikasikan buat Julia Perez," tulisnya pada keterangan video yang diketahui diunggah pada 13 Juli 2016 lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dihubungi CNNIndonesia.com pada Kamis (18/5), Djalal masih bersikeras bahwa lagu itu merupakan bentuk penghormatannya untuk Jupe, yang pernah divonis umurnya tersisa enam bulan lagi, meski kenyataannya bintang Gending Sriwijaya itu masih hidup.
Mengklaim sebagai penyanyi sekaligus pencipta lagu, ia pun membuat Selamat Jalan Jupe.
Djalal sendiri sejatinya seorang tukang pijat. Namun sesekali ia juga membuat lagu. Selamat Jalan Jupe, lagunya, berdurasi sampai tujuh setengah menit.
"Kalau dikeluarkan [lagunya] setelah Jupe tidak ada, nanti Jupe tidak pernah tahu saya menciptakan lagu ini untuknya. Jupe pun dulu sama ibunya sudah pernah lihat di sebuah acara TV, dia bereaksi bahwa ‘Ini orang paling gila,’” ujar Djalal.
Kendati demikian, upaya Djalal tetap menuai banyak protes. Sejumlah netizen menilai tindakannya tidak memiliki empati. Ia seakan ‘mendoakan’ Jupe meninggal, padahal ia sendiri mengaku merupakan seorang penggemar dari artis bernama asli Yulia Rahmawati itu.
"Lagu paling terburuk, enggak ada empati dan hati nurani," tulis salah seorang netizen.
Ia juga punya pembenci yang membuatkan lagu balasan berjudul Selamat Jalan Djalal.
Bukan hanya Djalal yang membuat kabar seolah Jupe telah meninggal dunia. April lalu, Wikipedia menulis artis kelahiran 15 Juli 1980 itu meninggal 13 Maret 2017 di Singapura.
Karena kesalahan itu, Wikipedia langsung melakukan penyuntingan dengan mengganti dan menghapus informasi tersebut. Tercatat, perubahan dilakukan pada tanggal 3 April 2017.