All I want for you to do is take my body home."
Itu merupakan bait pembuka dari lagu terakhir yang dinyanyikan Chris Cornell dalam panggung pamungkasnya. Ia menyanyikan lagu Led Zeppelin yang berjudul In My Time of Dying.
Cornell dan bandnya, Soundgarden, telah melantunkan lagu itu sebelumnya dan mereka melakukannya lagi untuk mengakhiri penampilan di Fox Theater, Detroit, Amerika Serikat pada Rabu (17/5) malam waktu setempat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mugan bahkan berkesempatan untuk merebut selembar kertas berisi daftar lagu yang ditampilkan Soundgarden malam itu. Dalam daftar itu, penampilan lagu-lagu terakhir (encore) ternyata berbeda dengan apa yang dimainkan Soundgarden di atas panggung, meski hal itu sebenarnya lumrah terjadi di sebuah panggung rock.
Pada keesokan paginya, ketika Cornell diberitakan tewas, Mugan mengaku tak percaya bahwa ia telah melihat sang musisi legendaris kurang dari 12 jam sebelumnya.
Mengetahui hal itu, gitaris Led Zeppelin Jimmy Page pun mengungkapkan rasa hormatnya kepada Cornell.
"Istirahatlah dengan tenang Chris Cornell. Luar biasa bertalenta, luar biasa muda, luar biasa dirindukan," ujar Page dalam akun Twitter miliknya.
[Gambas:Twitter]
Cornell seakan memberikan banyak 'pertanda' sebelum menghabisi nyawanya sendiri. Tak hanya menyanyikan lagu Led Zeppelin yang bertutur soal kematian, lagu terakhir yang dirilisnya, The Promise, juga diakhiri dengan sajak yang bercerita soal menepati janji dalam hidup.
[Gambas:Video CNN]
"And one promise you made
One promise that always remains
No matter the price
A promise to survive
Persevere and thrive
And dare to rise once more
A promise to survive
Persevere and thrive
And fill the world with life
As we've always done."
"Penyebab kematian sudah diketahui karena gantung diri. Laporan autopsi lengkap belum dirampungkan," demikian bunyi pernyataan resmi dari Kantor Pemeriksa Medis Amerika Serikat sebagaimana dikutip Reuters, Kamis (18/5).
Media lokal Detroit memberitakan, seorang sumber menyebut bahwa kematian ini terendus ketika istri Cornell menelepon ke salah satu teman keluarganya untuk mengecek sang penyanyi di kamarnya di MGM Grand Detroit.
Kabar ini pun menggegerkan dunia. Pasalnya, musisi yang meninggal dunia di usia 52 tahun itu masih sempat mengunggah perkembangan kegiatannya melalui jejaring sosial dengan nada gembira. Serangkaian konser lanjutan pun sebenarnya sudah menanti Soundgarden.