West sebelumnya vokal menyuarakan dukungannya kepada Trump. Ia bahkan sempat memeluk hangat taipan properti itu saat keduanya bertemu di Trump Tower pada 13 Desember 2016. Trump mengaku ia dan West merupakan 'kawan lama.'
West kemudian menjelaskan bahwa saat itu ia bertemu dengan Trump untuk berdiskusi soal isu-isu multikultural. Melalui akun Twitter miliknya, West menyebut bahwa sangat penting untuk memiliki garis komunikasi langsung dengan seorang presiden masa depan jika benar-benar ingin adanya perubahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelantun Fade itu pun menulis, "Isu-isu ini termasuk perundungan, dukungan terhadap para guru, modernisasi kurikulum dan kekerasan di Chicago."
Ia mengimbuhkan, "Saya mendorong setiap orang untuk pergi dan berbicara dengan seorang pemimpin jika mereka pikir mereka dapat melakukan perubahan. Dan saya pikir itulah apa yang Kanye pikirkan."
Setelah pertemuannya dengan West, terungkap bahwa Trump tidak mengundang West untuk tampil dalam inaugurasinya karena ia menganggap musik rap tidak cukup mencerminkan musik tradisional Amerika. Alih-alih, ia mengundang 3 Doors Down, Sam Moore, Jon Voight dan Chrisette Michele dalam acara tersebut.