Diberitakan Soompi, melalui agensi YG Entertainment, sang rapper mengirimkan surat yang ditulis tangan berisi permintaan maaf.
T.O.P mengaku memilih untuk menulis surat karena malu berdiri di hadapan banyak orang dan mengutarakannya secara langsung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut merupakan terjemahan surta yang ditulis oleh T.O.P.
"Pertama-tama, saya ingin secara tulus meminta maaf karena telah menyebabkan kekecewaan dan kakacauan dengan sebuah kesalahan besar."
"Para personel [Bigbang], agensi saya, masyarakat... Para penggemar yang sudah mendukung saya, dan keluarga saya, saya telah meninggalkan luka yang tidak bisa diperbaiki di hati setiap orang. Saya percaya, saya berhak mendapat hukuman."
"Hati saya sakit, dan saya juga sangat malu dengan diri saya sendiri. Saya akan bermeditasi dan merenungkan [kesalahan] lagi dan lagi."
"Saya tidak akan pernah membuat kesalahan yang tidak bertanggungjawab lagi. Sekali lagi, saya mohon maaf karena tidak bisa meminta maaf kepada semua orang secara pribadi. Saya akan bertobat atas kesalahan saya."
"Saya minta maaf," tulis T.O.P menutup suratnya.
Sebelumnya, polisi menyebut bahwa T.O.P secara ilegal mengisap mariyuana di rumahnya di Seoul bersama seorang perempuan berusia sekitar 20 tahun yang diduga trainee YG Entertainment. Keduanya mengonsumsi mariyuana sebanyak tiga kali dalam rentang waktu 9-12 Oktober lalu.
Di bawah undang-undang Korea Selatan, penggunaan mariyuana dilarang dengan ancaman maksimal lima tahun penjara, atau denda hingga 50 juta won atau setara Rp593 juta.