Kini, dalam wawancara dia kepada Arianna Huffington, pelantun Roar itu memilih mengakhirinya dengan memaafkan sekaligus meminta maaf pada Swift.
"Saya siap untuk melepaskannya [perseteruan]. Tentu 100 persen saya memaafkannya dan saya meminta maaf atas apapun yang pernah saya lakukan. Dan saya berharap hal sama darinya, saya pikir ini sudah waktunya," tutur Perry, dilansir NME.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bahkan, saya pikir jika kami berdua, dia dan saya, dapat menjadi wakil wanita kuat yang datang bersama walau ada perbedaan," tambahnya.
[Gambas:Youtube]
Diketahui, Swift dan Perry mulai berseteru karena Perry menarik tiga penari latar Swift di tengah turnya pada 2013. Penari itu sebelumnya memang pernah mengiringi Perry di turnya dua setengah tahun sebelumnya.
Lihat juga:Katy Perry Akui Pernah Ingin Bunuh Diri |
Hanya saja, di tengah permintaan maaf Perry ini Swift sendiri masih bungkam. Pelantun Blank Space itu belakangan memang tidak aktif di depan publik maupun dunia maya. Kabarnya itu dilakukan Swift demi fokus pada penggarapan album barunya.
[Gambas:Youtube]
Sementara itu, perilisan album baru Perry, Witness turut dilaporkan kalah dengan album-album Swift yang dirilis ulang lewat layanan musik streaming Spotify.
Per tanggal Sabtu (10/6) album 1989 milik Swift pun berhasil diputar lebih dari 1,68 juta kali dan mengalahkan Witness yang mendapat 1,10 juta kali diputar.