Huffington Post memberitakan, Henry meninggal dalam usia 28 tahun. Kabar duka itu disampaikan saudaranya, William Deutschendorf melalui sebuah situs pencari dana.
William ingin mengumpulkan dana untuk melawan schizoaffective disorder, penyakit yang diidap Henry. Gangguan itu membuat Henry bunuh diri di rumahnya, California, Rabu lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Itu merupakan kondisi kesehatan mental yang serius dan ditandai dengan kombinasi antara bipolar, skizofrenia dan depresi. Henry didiagnosis mengidapnya sejak 2008 lalu.
William menuturkan, saudara kandungnya sering mengalami halusinasi, delusi, depresi, dan kadang menjadi seorang maniak karena schizoaffective disorder yang dideritanya.
Hubungan Henry dan William sangat dekat, mengingat si kembar sama-sama membintangi sekuel Ghostbusters bersama. Setelah membintangi film itu, mereka membuka West Coast Martial Arts Academy di California. Henry pernah membintangi lagi dokumenter tentang Ghostbusters.
“Orang tua kami akan terus mengingatnya sebagai anak yang tercinta. Keluarganya akan mengingatnya sebagai seseorang yang selalu ada setiap mereka membutuhkan,” kata William mengenang Henry. Selain itu, saudara kembarnya juga akan diingat sebagai sosok yang lucu.
“Teman dekatnya akan mengingat bagaimana dia selalu membantu mereka mencari sisi positif. Muridnya akan mengingatnya sebagai mentor, dalam martial arts maupun hidup. Kekasihnya akan mengingatnya sebagai seseorang yang membuatnya merasa seperti orang terpenting di dunia. Saya akan mengingatkan sebagai teman terbaik, rekan, saudara, dan orang paling berani yang pernah saya kenal,” tulis William lebih lanjut, mengenang saudaranya.
[Gambas:Youtube]