Namun Noel Gallagher akhirnya membongkar alasan di balik dipakainya nama Sally, dalam sebuah wawancara di Glastonbury Festival. Noel mengatakan, bukan ia maupun saudaranya, Liam Gallagher yang menggagas nama Sally di dalam lagu itu.
Adalah pentolan The Verve, Richard Ashcroft yang mengusulkan nama Sally.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Youtube]
Noel kemudian mengakui bahwa ia merasa tak bisa berkata-kata, saat Don’t Look Back in Anger dijadikan semacam ‘lagu wajib’ oleh warga Manchester setelah peristiwa menyedihkan berupa pengeboman di konser Ariana Grande bulan lalu. Noel tak menyangka itu.
“Saya harus bilang, saya sedang duduk di rumah menonton keheningan cipta saat mereka mulai bernyanyi, dan untuk pertama kalinya dalam hidup saya merasa tak bisa berkata-kata. Sejujurnya saya syok. Bahkan sekarang saya masih tidak tahu harus berkata apa,” tuturnya.
Noel sendiri tidak hadir dalam konser amal untuk Manchester yang diberi tajuk One Manchester, beberapa waktu setelah tragedi yang menewaskan puluhan orang itu. Ketidakhadiran Noel di acara itu sempat menjadi perdebatan antarmusisi.