Selasa (27/6) pemerintah Los Angeles menandatangani persetujuan atas rencana pembangunan museum senilai US$1,5 miliar atau hampir Rp20 triliun. Museum itu sendiri, mengutip The Hollywood Reporter, bakal diberi nama Lucas Museum of Narrative Art.
Wacana soal adanya museum itu sudah muncul sejak Januari lalu. Lucas sendiri yang mengumumkan bahwa ia memilih Los Angeles ketimbang kampung halamannya, San Francisco sebagai lokasi pendirian museumnya. Keputusan itu mengejutkan Los Angeles.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak jelas apa yang menjadi alasan Lucas mematahkan proposal pendirian museum dari San Francisco dan Chicago. Yang jelas, museum itu adalah janji besar bagi Los Angeles.
Seperti diberitakan The Hollywood Reporter, pembangunan museum yang diperkirakan berjalan selama tiga bulan itu akan menghasilkan ribuan pekerjaan di bidang konstruksi. Belum lagi pekerjaan di dalam museum itu sendiri ketika sudah berdiri nantinya.
Museum akan dibuat berlantai lima dan didesain oleh arsitek China Ma Yansong. Ia akan berdiri di atas lahan 2,8 hektare. Terdapat tiga bagian khusus di museum itu nantinya, yakni Sejarah Seni Bertutur, Seni Digital dan Seni Sinema. Sudah ada beberapa koleksi permanen yang direncanakan akan ditampilkan di Lucas Museum of Narrative Art itu.
Selain memorabilia Star Wars, museum itu juga memamerkan karya David Hockney dan Norman Rockwell. Lucas memang menekankan pentingnya mengabadikan seni bertutur.
“Ini adalah jenis seni yang sangat penting, dan itu terutama sangat penting bagi remaja,” kata Lucas saat menghadiri pertemuan bersama pemerintah Los Angeles bersama istrinya.
George Lucas dan istrinya, Mellody Hobson mendukung pembangunan museum di Los Angeles. (REUTERS/Brendan McDermid) |
Ia mengaku bangga bisa bekerja dengan Lucas dan sang istri, Mellody Hobson.
George Lucas dan istrinya, Mellody Hobson mendukung pembangunan museum di Los Angeles. (REUTERS/Brendan McDermid)