Festival Bråvalla digelar akhir pekan lalu (28 Juni - 1 Juli), dengan diramaikan oleh The Killers, The Chainsmokers, System of A Down, Linkin Park, Prophets of Rage dan musisi besar lainnya di Östergötland yang terletak di sebelah tenggara Swedia.
Dalam rentang Kamis hingga Minggu lalu, empat pemerkosaan dan 23 kejahatan seksual dilaporkan di lokasi acara itu digelar. Hal tersebut memaksa penyelenggara untuk membatalkan festival itu untuk tahun depan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Bagaimana menurut kalian tentang mengadakan sebuah festival keren di mana hanya non-pria yang dipersilakan masuk? Itu akan digelar hingga semua pria belajar bagaimana bertingkah laku,” cuit Knyckare, mengutip NME.
Tahun lalu, media lokal melaporkan bahwa lima wanita diperkosa dalam festival yang dihadiri ribuan orang setiap tahunnya itu.
Sementara itu, Perdana Menteri Swedia Stefan Löfven mengutuk kejadian itu dan meminta pengawasan di festival diperketat. Ia mengungkapkan, pemerintah tengah berbicara serius dengan pihak kepolisian tentang peningkatan pengawasan di acara-acara seperti ini.
“Ini sangat menjijikkan. Ini adalah tindakan menjijikkan dari pria-pria keji. Ini harus dihentikan,” ujarnya kepada harian Swedia, Expressen, pada Minggu (1/7).