FOTO: Pesan Persaudaraan dari Tembok Batas AS-Meksiko

AFP , CNN Indonesia | Jumat, 14/07/2017 06:43 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Batas Amerika Serikat-Meksiko sepanjang 3.200 kilometer bukan cuma berisi kawat berduri dan tembok, tapi ada pesan persaudaraan di dalamnya.

<p>Amerika Serikat dan Meksiko dipisahkan oleh perbatasan sepanjang 3.200 kilometer dari Teluk Meksiko di timur hingga ke Samudera Pasifik di Barat. Di antara ribuan kilometer itu, banyak bagian perbatasan yang berubah jadi kanvas mural. (AFP PHOTO / GUILLERMO ARIAS)</p>
<p>Sebagian dari mural yang terpasang di perbatasan AS-Meksiko itu merupakan buatan seniman dari organisasi the Brotherhood Mural yang berbasis di Tijuana, Meksiko, seperti pada gambar yang diambil 6 Juli 2017 ini. (AFP PHOTO / GUILLERMO ARIAS)</p>
<p>Salah satu seniman yang terlibat adalah Enrique Chiu. Chiu telah membuat mural di perbatasan AS-Meksiko selama tujuh bulan terakhir sepanjang dua kilometer. (AFP PHOTO / GUILLERMO ARIAS)</p>
<p>Mural yang tersebar di tembok perbatasan AS-Meksiko sebagian besar terletak di antara Tijuana, Meksiko, dan San Diego, Amerika Serikat. (AFP PHOTO / GUILLERMO ARIAS)</p>
<p>Kebanyakan yang membuat mural di tembok perbatasan AS-Meksiko merupakan buatan warga sekitar tembok. Tercatat sudah ada dua ribu orang membuat mural di sepanjang perbatasan tersebut. (AFP PHOTO / GUILLERMO ARIAS)</p>
<p>Isi dari mural yang dibuat oleh warga kebanyakan merupakan lukisan gambar, kata-kata perdamaian, atau hanya sekadar meninggalkan jejak tangan. (AFP PHOTO / GUILLERMO ARIAS)</p>
<p>Beragam kata bernada perdamaian ditorehkan di tembok itu, seperti 'unity', 'equality', 'art', dan 'freedom', baik dalam bahasa Inggris maupun Spanyol. (AFP PHOTO / GUILLERMO ARIAS)</p>
<p>Kata-kata perdamaian menjadi tema umum, terutama mengingat banyaknya masalah kemanusiaan di sekitar perbatasan ini. Terbaru, Presiden AS Donald Trump kukuh membuat tembok di perbatasan ini untuk mencegah imigran dari Meksiko. (AFP PHOTO / GUILLERMO ARIAS)</p>