Bennington yang meninggal bunuh diri pada Kamis (20/7) masih berat diterima oleh para penggemar Linkin Park di dunia, termasuk di Indonesia.
“Kami kaget, apalagi meninggalnya begitu, masih enggak percaya aja. Tadi pagi langsung ramai di grup WhatsApp, masih saling bertanya benar atau tidak, tapi ya mau bagaimana lagi. Kami berduka banget, dia tidak tergantikan,” kata admin Linkin Park Fans Indonesia, Yuda kepada CNNIndonesia.com, Jumat (21/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk mengenang sang idola, para penggemar berat LP itu akan membuat penghargaan khusus untuk Bennington. Penghargaan itu adalah ubahan dari yang semula dibuat untuk album terbaru LP, One More Light, yang dirilis pada Mei lalu.
Awalnya, guna merayakan hari jadi komunitas penggemar di Indonesia sekaligus rilisnya album baru LP, para fan ini berencana membuat sebuah video lirik dari para fan.
Namun rencana itu tampaknya tak akan pernah dilihat oleh Bennington. Dan Yuda pun belum dapat memastikan kapan mereka sanggup membuat video yang mengungkit kenangan akan sang vokalis itu.
“Tadinya untuk album baru, tapi ini sepertinya berganti untuk berduka. Belum tahu kapan, masih sekilas,” tutur Yuda.
Komunitas itu juga menghimbau para penggemar untuk memasang foto Chester Bennington di media sosial tanda berduka.
[Gambas:Facebook]
Bennington ditemukan tak lagi bernyawa di kediamannya di Los Angeles, AS pada 20 Juli.
Kematian vokalis 41 tahun ini pertama kali dikabarkan TMZ. Bennington ditemukan tewas bunuh diri di kediaman pribadinya di Palos Verdes, Los Angeles pukul 9.00 waktu setempat.
Selama bertahun-tahun, ia diketahui berjuang melawan narkotik dan alkohol.