“Saya tengah berada di ruang ganti dan mengatakan ‘saya minta maaf atas semua yang pernah saya lakukan dan katakan sebelumnya, saya ini bodoh,” kata Gallagher menirukan ucapannya kepada Martin saat diwawancara oleh radio Beats 1 dan diberitakan NME.
“[Martin] lalu bilang: ‘Nggak, nggak, kami menyukainya’. Jadi saya dimaafkan,” lanjut Gallagher.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa tahun terakhir, Gallagher kerap menghina Coldplay, terutama sang vokalis, Chris Martin. Salah satu hinaan Gallagher yang terkenal adalah pada 2006 ketika diwawancara oleh NME.
“Chris Martin terlihat seperti guru Geografi. Apa itu dengan menulis tentang (kampanye) Perdagangan Bebas? Bila ingin menulis sesuatu tentang itu, saya akan memberinya bantuan. Dasar bodoh,” katanya waktu itu.
“Saya yakin ia melakukan pertunjukan yang bagus, Chris Martin, sesuai dengan jumlah bayarannya. Ia tampak seperti anggota geng boneka The Tweenies. Seluruh anggota band tampak amat buruk. Tidak kah mereka pernah melihat foto The Rolling Stones? Sepertinya tidak,” kata Gallagher saat itu.
Sedangkan ketika mereka berdua ditemukan di atas panggung One Love Manchester, Gallagher melihat dengan mata kepala sendiri penampilan Coldplay dan memujinya.
“Mereka tidak pernah terdengar sebagus itu, Coldplay? Saya saat itu seperti ‘Gila, kalian keren banget. Saya tarik lagi kata-kata saya tentang kalian. Kalian keren banget,”
Bahkan Gallagher menyebut bahwa ia kini tak takut bila disebut penggemar Coldplay. Bagi mantan vokalis Oasis itu, Coldplay terutama Chris Martin kini amat keren di matanya.
Gallagher sendiri justru malah terkesan cuek dengan rencana reuni Oasis. Bagi Gallagher, yang terpenting bagi band tersebut adalah rukun kembali.
“Saya dan yang lain tidak berbicara soal itu dan itulah yang paling membuat sedih,” kata Gallagher. “Kami mulai menjadi saudara dan teman kembali. Tidak peduli berapa pun uang yang ditawarkan kepada kami untuk kembali,” (end)