Diberitakan secara eksklusif oleh Daily Mail, biografi yang ditulis oleh editor GQ Inggris Dylan Jones itu menceritakan masa jaya Bowie yang punya punya kecanduan seks dan kebiasaan mengonsumsi kokain.
Bowie disebut pernah tidur dengan gadis berusia 13 tahun, terlibat dalam pesta orgasme, dan mendeklarasikan dirinya sebagai biseksual yang ‘berereksi permanen.’
"David Bowie merupakan ciptaannya sendiri, karya seninya sendiri. Ini adalah anak laki-laki pascaperang Boxton. Keseluruhan karier profesionalnya adalah mitos, legenda dan penemuan," tulis Dylan Jones.
Selain soal seks, Jones juga bercerita tentang masa kecil penyanyi bernama asli David Robert Jones itu. Bowie disebut sebagai anak yang bahagia, tapi, di saat yang sama, juga kesepian.
Bowie lalu hidup lewat musik yang dikenalkan oleh ayahnya. Akan tetapi, itu tidaklah mudah. Di pertengahan 1960-an Bowie berusaha mencari grup musik dan citra yang tepat dengan mengubah dirinya setiap 18 bulan untuk mendapat perhatian.
Bowie meninggal dunia saat berusia 69 tahun pada 11 Januari 2016 lalu, setelah berjuang melawan kanker selama 18 bulan. Ia meninggal tiga hari setelah album terakhirnya Blackstar rilis dan dua hari setelah ulang tahunnya yang ke-69.
Biografi David Bowie ini rencananya bakal diluncurkan pada 7 September mendatang.