Lagu yang berkisah tentang seorang yang menutup hati itu merupakan single pertama Smith sejak ia meraih kemenangan di Piala Oscar 2015 untuk kategori Best Original Song lewat lagu pengiring James Bond, Writing's On The Wall.
Seperti lagu-lagu bernada lambat Sam Smith sebelumnya, Too Good at Goodbyes juga dibuka dengan lirik nan lirih dan makna yang kuat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Smith kemudian beralih ke pre-chorus dengan iringan jentikan jari. Di bagian itu, Smith kian menegaskan dia benar-benar tak membuka hati untuk orang mendekatinya.
"Every time you hurt me, the less that I cry/ And every time you leave me, the quicker these tears dry/ And every time you walk out, the less I love you/ Baby, we don't stand a chance, it's sad but it's true, I'm way too good at goodbyes," nyanyian Smith di bagian chorus.
Nyanyian Smith semakin lepas ketika tempo bergerak cepat di tengah dan kemudian kembali lambat sebelum penghujung lagu.
"Ini nyanyian tentang saya dan tentang hubungan yang saya jalani," ujar Smith.
Too Good at Goodbyes merupakan single pertama untuk album kedua Sam Smith yang rencananya rilis dalam waktu dekat. Album ini bakal terdiri dari dua versi; versi pertama berisi 10 lagu dan versi kedua terdapat tambahan empat lagu.
"Album ini bukan tentang saya. Ada empat lagu berkisah tentang saya dan sisanya tentang yang lain dan orang yang berbeda-beda dalam hidup saya dan apa yang telah mereka lewati," tutur Smith.