logo CNN Indonesia

Stephen King Respons Kontroversi Adegan 'IT' yang Dihilangkan

, CNN Indonesia
Stephen King Respons Kontroversi Adegan 'IT' yang Dihilangkan Penulis 'IT' Stephen King telah merespons soal kontroversi adegan tak senonoh bagi anak-anak yang dihilangkan dari film adaptasi novel klasiknya itu. (Warner Bros. Entertainment Inc/Brooke Palmer)
Jakarta, CNN Indonesia -- Penulis IT Stephen King telah merespons soal kontroversi adegan tak senonoh bagi anak-anak yang dihilangkan dari film adaptasi novel klasiknya itu.

Adegan itu dianggap sebagai salah satu momen yang paling aneh dan mengganggu dari keseluruhan kisah horor yang disuguhkan IT.

Menyusul ditampilkannya ketakutan dan mimpi buruk mereka masing-masing, anggota kelompok Losers Club akhirnya terjebak dalam selokan. Karakter anak perempuan satu-satunya, Beverly, kemudian mengundang dan meminta kawan-kawan prianya untuk melakukan seks dengannya sebagai satu-satunya cara agar bisa melarikan diri dari selokan tersebut.
Pada 2013, King memberikan klarifikasi atas kontroversi yang mencuat lewat forum di internet itu.

“Kegiatan seksual menghubungkan masa anak-anak dan masa dewasa. Itu adalah versi lain dari lorong kaca yang mengubungkan perpustakaan anak-anak dengan perpustakaan dewasa,” ujar King, melansir NME.
Stephen King Respons Kontroversi Adegan 'IT' yang Dihilangkan(Warner Bros. Entertainment Inc/Brooke Palmer)
Ia lantas mengakui, “Waktu telah berganti semenjak saya menulis adegan itu dan sekarang ada sensitivitas lebih atas isu-isu itu.”

Adegan tersebut tidak ada dalam film adaptasi terbaru IT yang sejak pekan lalu mulai ditayangkan hampir di seluruh dunia. Hal ini menjadi satu dari sekian perbedaan antara novel dan film yang ditulis King.
Banyak yang merasa lega atas dihapuskannya adegan tersebut dari film.

“Saya harus mengatakan saya lumayan senang bahwa [adegan] mesum anak-anak ditinggalkan dalam film terbaru IT,” cuit salah seorang netizen melalui akun @HouseofDewane.



“Dan peringatan, mereka meninggalkan [adegan] mesuk anak-anak. Karena, tentu saja, mereka melakukannya. Editor macam apa yang membiarkan King memasukkannya? #ITMovie,” kata netizen lain di akun @RealityIsThin.



Saat Vulture mencoba untuk mengonfirmasi pernyataan King tersebut melalui agensinya, sang penulis menjawab, “Menarik bagi saya bahwa banyak komentar tentang satu adegan seks itu dan sangat sedikit tentang banyaknya kasus pembunuhan anak-anak. Itu tentu saja bermakna sesuatu, namun saya tidak yakin apa itu.”
Lihat juga:
Ulasan Film: 'It'

0 Komentar
Terpopuler
CNN Video