Ed Sheeran Pernah Hampir Terjerumus Narkoba

Rizky Sekar Afrisia, CNN Indonesia | Minggu, 22/10/2017 17:26 WIB
Ed Sheeran Pernah Hampir Terjerumus Narkoba Ed Sheeran mengaku pernah hampir terjerumus narkoba. (REUTERS/Lucy Nicholson)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ed Sheeran ternyata punya alasan khusus saat memutuskan vakum dari dunia musik selama setahun sejak Oktober 2015 lalu. Masalah utamanya, kata Sheeran, ternyata datang dari tekanan akibat popularitas.

“Semua perangkap yang dibaca orang, saya menemukan diri saya terpeleset di semuanya. Kebanyakan seperti, penyalahgunaan zat-zat kimia,” katanya mengakui.

Itu merupakan pengakuan pertama Sheeran, yang terungkap saat dirinya menghadiri Jonathan Ross Show pada Jumat (20/10) lalu. Ia juga mengungkapkan, dirinya sebenarnya tidak berniat terjun ke lembah hitam penyalahgunaan obat itu.



“Saya tidak pernah menyentuh apa-apa. Saya mulai ‘terpeleset’, itulah kenapa saya mengambil setahun vakum dan mengenyahkannya,” kata Sheeran.

Ia menambahkan, dirinya sebenarnya tidak menyadari apa yang sedang terjadi. “Hanya mendadak itu terjadi dan semakin kuat, lalu beberapa orang memegang saya dan berkata, ‘Tenanglah,’” kata Sheeran melanjutkan.

Awalnya, ia mengakui, semua terasa menyenangkan. Seperti selebriti pada umumnya, ia terjebak ke dalam hal itu saat menghadiri sebuah pesta. Karena kebiasaan, ia akhirnya mulai melakukan itu sendiri di rumah.


“Lalu tiba-tiba ada alarm yang membangunkan saya dan saya mengambil libur setahun.”

Berada di bawah pengaruh obat-obatan, meski baru mencicipi setitik, tidak dinikmati pelantun Shape of You itu. Ia merasa tidak bisa berbuat apa pun.

“Saya tidak bisa menulis lagu di bawah pengaruh itu. Saya tidak bisa tampil di bawah pengaruhnya. Jadi, semakin saya bekerja, semakin sedikit itu terjadi,” tuturnya.


Setelah vakum, mengutip NME, Sheeran langsung kembali tampil dan merilis album baru, Divide pada Maret tahun ini. Ia pun sedang tur keliling dunia, termasuk Asia. Sayang, pekan lalu ia mengalami insiden saat mengendarai sepeda.

Akibatnya, ia terpaksa membatalkan beberapa konsernya di Asia. Namun belum ada keputusan untuk konser di Indonesia, yang dijadwalkan digelar pada 9 November mendatang.