Koordinator Media Center Pernikahan Kahiyang-Bobby, Quirinto Endhi mengaku meski kawasan Gedung Graha Saba Buana tempat resepsi pernikahan sempat diguyur hujan, Presiden Jokowi tampaknya tak memilih menyewa pawang hujan.
"Saya tidak tahu [soal keberadaan pawang hujan]. Bapak [Jokowi] itu, mau hujan mau tidak, tidak mikirin kayaknya," kata Quirinto ketika berbincang kepada CNNIndonesia.com, Senin (6/11) di sela persiapan pernikahan Kahiyang-Bobby.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PERNIKAHAN KAHIYANG AYU - BOBBY NASUTION |
Namun beberapa waktu terakhir, kawasan Jalan Letjen Suprapto, Solo, tempat berlangsungnya acara sempat diguyur hujan deras. Minggu (5/11) kemarin misalnya, hujan berlangsung cukup lama.
[Gambas:Instagram]
Acara tersebut bakal dihadiri berbagai lapisan masyarakat, mulai dari tetangga keluarga Jokowi hingga petinggi negara dan undangan kedutaan.
Pun, rencananya, tamu tidak diperbolehkan turun dari kendaraan di depan Gedung Graha Saba Buana.
Seperti pada pernikahan Gibran Rakabuming saat 2015 lalu, seluruh tamu harus berjalan sekitar beberapa puluh meter atau menaiki shuttle bus khusus dari lokasi parkir atau pun becak yang telah disiapkan hingga pintu Graha Saba Buana.
[Gambas:Video CNN]
"Mungkin ada [pawang hujan], H-1 sampai H+1, minimal malam ini sudah enggak hujan. Besok mudah-mudahan tidak hujan. Pasti dibutuhin," kata Yoyok, staf Gedung Graha Saba Buana, saat berbincang dengan CNNIndonesia.com, di lain kesempatan.
CNNIndonesia.com sempat menelusuri keberadaan pawang hujan di Solo, namun belum menemukan pihak yang mengaku terlibat dalam hajatan kedua bagi keluarga Jokowi tersebut.
Rangkaian prosesi jelang pernikahan Kahiyang dan Ayu rencananya akan mulai dilakukan pada Senin (6/11) berupa wilujengan atau selamatan pada pukul 16.00 Waktu Indonesia Barat di kediaman mempelai wanita di Jalan Kutai Utara, Sumber, Solo. (end/rsa)