Prosesi adat dimulai dengan siraman pada Selasa (7/11) pagi. Sebelumnya pada Senin (6/11) malam telah dilakukan selamatan berupa pengajian di kediaman keluarga Jokowi di Jalan Kutai Utara, Sumber, Solo, Jawa Tengah.
Untuk acara siraman pagi tadi, sejumlah tamu undangan sudah mendatangi kediaman Kahiyang sejak pukul 07.00 pagi Waktu Indonesia Barat. Tamu yang datang terdiri dari kerabat dekat serta keluarga besar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasukan Pengamanan Presiden atau Paspampres meminta ponsel para tamu undangan untuk menitipkan pada tempat yang sudah ditentukan sebelumnya.
Prosesi adat yang mesti dijalani calon pasangan hidup Muhammad Bobby Afif Nasution itu berupa pasang bleketepe oleh Jokowi selaku ayah mempelai wanita di depan gerbang rumah, siraman dengan tujuan menyucikan diri, hingga jualan dawet.
[Gambas:Video CNN]
Prosesi adat jualan dawet atau cendol yang dilakukan Jokowi dalam tradisi pernikahan Jawa bermakna lambang kesiapan orang tua dalam menikahkan putra-putrinya.
Selain itu, penggunaan genting liat sebagai mata uang dalam jualan dawet bermakna kehidupan manusia pada hakikatnya bergantung pada Bumi.
Dalam tradisi ini, ibu mempelai wanita, Iriana akan bertindak sebagai penuang dawet dan Jokowi sebagai kasir. Hal ini untuk mengajarkan calon mempelai dalam kehidupan berumah tangga, suami dan istri mesti saling bekerja sama.
Selama prosesi adat yang tertutup di luar undangan ini, rombongan Jokowi mengenakan pakaian tradisional Jawa bernuansa oranye dan dipasangkan dengan kain batik cokelat sebagai bawahan.
Rencananya prosesi adat yang akan dijalankan pada hari ini (7/11) akan berakhir dengan prosesi midodareni yang bermaksud mempersiapkan Kahiyang menjalani pernikahan esok pagi dan memiliki pesona bak bidadari. (end)