Namun penantian penonton The Walking Dead musim kedelapan seakan tak ada artinya.
Jumlah penonton drama zombi itu justru menurun tajam. Episode kelima The Walking Dead musim ketujuh yang tayang pekan lalu hanya ditonton tak sampai delapan juta orang. Itu merupakan pencapaian terburuk The Walking Dead selama lima tahun terakhir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banyaknya adegan sadis dan darah-darah yang berlumuran di musim kali ini, disebut jadi salah satu penyebab merosotnya penonton The Walking Dead. Hal ini diakui oleh pemeran Jadis, Pollyanna McIntosh.
"Kami mendengar apa yang dikatakan para penggemar. Kami berhubungan dengan mereka. Saya pikir di musim kedelapan ini bayak orang yang tak suka dengan adegan-adegan [sadis dan berdarah-darah] itu," kata McIntosh.
"Kami memperhitungkan dan mengaturnya. Sebenarnya ini sesuai seperti dalam komik," ucap McIntosh.
Kendati demikian, McIntosh tetap yakin The Walking Dead bakal kembali tetap dinikmati penonton. Pasalnya, serial itu tak menyajikan kesadisan belaka melainkan juga pesan moral.
"Orang-orang akan mati dengan cara yang mengerikan. Itu bagian dari komik. Dan selama kami tetap pada pengembangan karakter, pesan moral dan kondisi manusia, saya pikir kami punya sedikit tempat untuk bersenang-senang dengan darah dan kekejaman," tutur McIntosh.
Pada episode bertajuk 8x05 yang tayang 19 November lalu, The Walking Dead hanya disaksikan 7,85 juta penonton. Diberitakan Comic Book, terakhir kali The Walking Dead mendapatkan jumlah penonton di bawah 8 juta terjadi pada musim kedua, Maret 2012.
Episode Better Angels itu hanya ditonton 6,89 juta orang.
Sementara lewat musim sebelumnya The Walking Dead meraup penonton terbanyak kedua dalam sejarah serial itu. Dalam sejarahnya, The Walking Dead bisa ditonton sampai 17 juta orang. (rsa)