"Saya tidak yakin akan [penilaian] tersebut," kata Dickinson ketika diwawancara oleh harian Irish Times. "Menurut saya, Anda tidak bisa memasukkan satu jenis musik ke kelas sosial tertentu," lanjut Dickinson.
Sebelumnya, Dickinson merilis buku autobiografi yang bertajuk 'What Does This Button Do?' pada 19 Oktober 2017.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedatangan Dickinson ini menarik perhatian publik, mengingat di Inggris sekolah asrama dikenal sebagai bagian dari kelas menengah sedangkan musik heavy metal dicap sebagai genre kelas pekerja.
"Di band-band itu banyak yang berasal dari kelas menengah atau keluarga aristokrat yang anarkis. Memang ada banyak juga dari kelas pekerja. Saya tidak mau memulai perang kelas di dunia musik," lanjut vokalis Iron Maiden tersebut.
[Gambas:Youtube]
"Perang antar kelas sosial sangat saya hindari dalam bentuk apapun karena itu tidak berguna... Asal usul dan latar belakang orang sangat beragam. Faktor uang tidak bisa jadi ukuran, kecuali mereka menginginkannya."
Di sisi lain, Dickinson juga menolak menyebut pertikaiannya dengan keluarga Osbourne telah usai dan berakhir begitu saja.
Pada 2005, penampilan Iron Maiden di Ozzfest disabotase oleh Sharon Osbourne lantaran istri Ozzy Osbourne itu sakit hati dengan komentar Dickinson terhadap serial MTV keluarga tersebut.
Sharon Osbourne disebut memerintahkan pengacauan sistem suara Iron Maiden; menunda penampilan maskot band tersebut, Eddie; bahkan menghasut penonton untuk melempar botol ke Dickinson.
Kini Dickinson buka suara. Kepada NME, ia masih menyebut Ozzy Osbourne sebagai ikon, namun ia memberi kesan tak ingin berdamai dengan pihak vokalis Black Sabbath tersebut.
"Saya mendengarkan Sabbath ketika Ozzy masih bergabung. Ozzy dan Sabbath adalah ikon, itu saja," kata Dickinson
"Faktanya saya tidak suka reality show, jadi saya juga tidak akan bersikap baik kepada keluarga Kardashian." lanjut Dickinson, seperti dikutip dari NME.
Band Iron Maiden didirikan pada tahun 1975 di Leyton, London Timur dan hingga kini telah menghasilkan 38 album. Band ini disebut sebagai perintis kebangkitan gelombang baru genre heavy metal Inggris.
Iron Maiden dianggap sebagai band heavy metal paling sukses dalam sejarah setelah berhasil menjual 100 juta keping album di seluruh dunia sejak dibentuk. (end)