Sejumlah fan mengeluhkan kode akses untuk membeli tiket pra-jual yang dijual secara daring tidak berfungsi.
Sebelum dapat membeli tiket, fan mesti mendaftarkan diri dan mempromosikan Taylor Swift untuk mendapatkan prioritas dalam memperoleh tiket.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tiket konser yang baru akan dimulai pada 8 Mei 2018 mendatang itu dijual mulai dari US$49,5 atau Rp670 ribu hingga US$249,5 atau Rp3,3 juta.
Atas harga tersebut yang dirasa terlalu mahal, sejumlah fan menyindir tiket tersebut melalui media sosial sebagai ungkapan protes.
"Kini saya telah melihat harga tiket untuk Reputation Stadium Tour...Kini saya punya 24 jam untuk menjual mobil saya, melelang seluruh organ tubuh yang tidak saya butuhkan di dark web, merampok bank, mengajukan pinjaman, dan mendonasikan plasma," kata fan dengan akun @gabeonidle.
[Gambas:Twitter]
"Saya baru saja menghabiskan tabungan saya tahun ini, ini akan jadi keempat kalinya melihat Taylor secara langsung dan [biasanya dapat kursi] amat jauh di belakang hingga saya tak dapat melihatnya, namun @taylorswift13 saya akan dapat melihatmu di Snake Pit pada 11 Agustus di Atlanta!" kata fan dengan akun @crazy4Tay.
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
Meski ramai akan sindiran harga tiket konser yang dirasa mahal, Aceshowbiz melaporkan permintaan tiket konser yang sejauh ini akan dilangsungkan di 44 tempat tersebut amat tinggi.
Bahkan, sejumlah fan kedapatan menjual kode akses mendapatkan tiket konser tersebut secara daring dengan harga US$1.200 atau Rp16,2 juta.
David Marcus dari Ticketmaster selaku penyedia penjualan tiket Reputation Stadium Tour mengatakan kepada Billboard bahwa fan tidak boleh menjual tiket ke pihak ke-tiga alias menjadi calo. (end)