Daftar nomine BAFTA dianggap terlalu berpihak pada kaum kulit putih dan laki-laki. Padahal, para kritikus sudah menggantungkan harapan agar nomine BAFTA lebih beragam ketimbang nominasi Golden Globes 2018 yang juga menuai kritik serupa.
Para kritikus menyoroti nomine BAFTA untuk kategori Sutradara Terbaik yang semuanya merupakan laki-laki.
Lihat juga:Daftar Lengkap Nominasi BAFTA Awards 2018 |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Twitter]
"Kami tidak memungkiri itu. Realitanya, dari sutradara yang masuk tahun ini, hanya 16 persen yang merupakan perempuan, sehingga semakin sulit untuk dicapai," tulis BAFTA melalu akun Twitter resminya.
[Gambas:Twitter]
Selain itu, kritikus juga menyoroti nomine untuk Aktor Pendukung dan Aktris Pemeran Utama Terbaik yang semuanya berkulit putih.
Sedangkan nomine untuk Aktris Pemeran Utama yakni Margot Robbie (I, Tonya), Sally Hawkins (The Shape of Water), Frances McDormand (Three Billboards Outside Ebbing, Missouri), Saoirse Ronan (Lady Bird) dan Annette Bening (Film Stars Don’t Die in Liverpool).
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
Diberitakan NME, sebelumnya pada 2016 lalu, BAFTA mengumumkan telah mengubah kriteria penilaian untuk mendukung keragaman.
Malam penganugerahan terbesar bagi insan perfilman di luar Amerika Serikat itu akan digelar pada 18 Februari mendatang di Royal Albert Hall, London, Inggris.
Tahun ini, daftar nominasi dikuasai oleh The Shape Water yang masuk dalam 12 kategori, disusul oleh Three Billboards Outside Ebbing, Missouri dan Darkest Hour yang masing-masing mendapat sembilan nominasi.