Cuplikan diawali Pengki yang mengigau dalam tidurnya. Ia kemudian dibangunkan oleh karakter yang diperankan Meriam Belina. Adegan kemudian berganti dengan penampilan Reza menyanyikan lagu Ondel-ondel sembari menari.
Bukan hanya berakting bak Benyamin, Reza juga memamerkan aksinya bernyanyi. Reza menyanyi dengan suaranya sendiri, namun dibuat menyerupai suara khas Benyamin yang telah wafat 22 tahun silam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Biang Kerok merupakan garapan ulang sutradara Hanung Bramantyo dari film berjudul serupa arahan Nawi Ismail pada 1972. Dalam keterangan pers yang diterima CNNIndonesia.com, Hanung menyatakan bahwa film tersebut bukanlah biopik dari Benyamin Sueb.
Hanung pun kemudian mengungkapkan bahwa di dalam cuplikan singkat awal Biang Kerok, ia ingin membuktikan bahwa Reza bukan hanya bisa mirip dari segi wajah dengan Benyamin, tapi juga gerak tubuh dan suara.
"Kesulitan justru bukan hanya pada wajah, karena sosok seseorang tak selalu harus diidentikkan dengan tampang. Tapi juga bisa menjelma lewat suara, gaya bicara, tertawa dan bahkan gerak tubuh," ujarnya.
Berdasarkan sinopsis filmnya, Pengki adalah sosok yang selalu mengerjai majikannya, Johan, istrinya dan mertuanya. Dengan licik ia menjual bensin mobil, berlagak jadi tuan besar dengan mobil tuannya dan merayu gadis-gadis cantik.
Ia selalu lolos dari ulahnya yang merugikan orang lain itu. Namun riwayatnya tamat saat dua gadis cantik yang dikencaninya sama-sama datang ke rumah majikannya yang diaku sebagai rumahnya sendiri. Padahal Pengki hanya sopir. Ia pun dipecat, meski tetap sambil mengejek.
Selain Reza Rahadian dan Meriam Belina film Benyamin: Biang Kerok juga akan menghadirkan penampilan Rano Karno, Adjis Doa Ibu, Aci Resti dan Delia.
Film ini dijadwalkan rilis 1 Maret mendatang. (rsa)