Kesempatan itu merupakan kunjungan ketiga Shiloh ke tenda pengungsi dan yang pertama bagi Zahara.
"Anak-anak perempuan saya Zahara dan Shiloh meminta untuk ikut dengan saya hari ini. Mereka telah menghabiskan waktu hari ini untuk berbicara dan bermain dengan anak-anak seusia mereka yang telah dipaksa meninggalkan rumah mereka, yang anggota keluarganya telah terbunuh atau telah hilang," kata Jolie, berdasarkan laporan United Nations Refugee Agency.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak hanya itu, Jolie turut menyuarakan apa yang dialami para pengungsi Suriah. Menurutnya, mereka telah hidup di bawah garis kemiskinan
"Ini berarti keluarga mereka pergi tanpa makanan yang cukup, anak-anak tidak bisa mendapatkan perawatan medis, Gadis-gadis muda rentan terhadap pernikahan dini, dan banyak orang Suriah menghadapi musim dingin mereka tanpa tempat berlindung yang layak," tambahnya.
Selain mengunjungi para pengungsi, misi Jolie ke Yordania juga untuk ikut dalam proyek These Inspiring Girls Enjoy Reading (TIGER), yang berfokus pada pendidikan dan pemberdayaan.
Program tersebut turut bekerjasama dengan International Relief and Development, membantu memerangi epidemi pengungsi yang putus sekolah.
Diberitakan Just Jared, kunjungan tersebut bukanlah kali pertama yang diikuti anak-anak Jolie untuk menemaninya dalam perjalanan kemanusiaan. Sebelumnya, pada 2015, Shiloh pernah diboyongnya ke Turki untuk menghormati Hari Pengungsi Sedunia. (end)